05 Januari 2021

Perhutani Adakan Penanaman Bersama Pada Demplot Agroforestry Jati-Jeruk di Akhir Tahun 2020

Perhutani Adakan Penanaman Bersama Pada Demplot Agroforestry Jati-Jeruk di Akhir Tahun 2020

 

PUSLITBANG, PERHUTANI (31/12/2020) | Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) mengadakan kegiatan penanaman bersama pada Demplot Agroforestry Jati-Jeruk dengan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Langgeng Jati dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Randublatung, Rabu (30/12).

Penanaman bersama ini merupakan rangkaian kegiatan penelitian dari Kelompok Peneliti Kelola Sosial Puslitbang Perhutani pada Demplot Agroforestry Kolaboratif Jati–Jeruk. Sebanyak 1.376 plances jati dan 836 plances  jeruk ditanam di lokasi petak 111a, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bogorejo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Tanggel, KPH Randublatung.

Hadir dalam kegiatan penanaman bersama sebanyak 50 orang diantaranya Para Peneliti Sosial Puslitbang Perhutani, Perwakilan Koramil Randublatung, Perwakilan Polsek Randublatung, Perwakilan dari Kantor KPH Randublatung, Asper/ Kepala BKPH Tanggel, Kepala Desa Tanggel dan LMDH Langgeng Jati.

Kepala Puslitbang Perhutani, Yahya Amin mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran para stakeholder dalam kegiatan  penanaman  bersama. Yahya Amin mengingatkan begitu pentingnya upaya menanam pohon bagi kelestarian lingkungan dan nilai tambah ekonomi masyarakat.

“Siapa menanam pohon, maka dia akan mendapatkan pahala dan kebaikan sesuai dengan yang dihasilkan pohon itu (Al–Hadits). Meskipun orang itu sudah meninggal dunia, selama pohon itu bermanfaat untuk manusia, satwa dan makluk lainnya, maka dia akan mendapatkan pahala selamanya, termasuk yang hanya menyuruh menanam atau tanda tangan surat perintah saja,” imbuhnya.

Ketua LMDH Langgeng Jati, Sutamsu mengucapkan terimakasih pada Puslitbang Perhutani dengan adanya Demplot Agroforestry Jati-Jeruk.  Dari  Tim LMDH  Langgeng Jati berharap tanaman yang ditanam saat ini berhasil tumbuh 100% dan semoga kedepan dapat bermanfaat untuk Perum Perhutani, lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Kom-PHT/Puslitbang/Hrt)