23 November 2021

Pendampingan Tanaman Pinus Bocor Getah

Pendampingan Tanaman Pinus Bocor Getah

 

Kegiatan pendampingan tanaman pinus bocor getah tanggal 18 s.d 21 November 2021 merupakan rangkaian kegiatan penelitian yang berjudul “Optimasi Pemanfaatan Uji Klon Untuk Perluasan Tanaman Pinus Bocor Getah di KPH”

Sebelumnya, tim peneliti pinus telah mengirim bibit dari PeFI ke KPH Sukabumi sebanyak 15.000 bibit pinus bocor getah melalui perbanyakan vegetative (cangkok pucuk) untuk di tanam di KPH Sukabumi, mewakili Divre Janten.

Bibit pinus bocor getah tersebut sebagai bahan materi perbanyakan Vegetative di KPH Sukabumi. 

Dalam rangka monitoring dan pendampingan tersebut telah berkoordinasi dengan pihak KPH Sukabumi terutama KSS tanaman, Asper dan Mantri terkait.  

 

Hasil Kegiatan Monitoring di Lapangan

Peneliti madya Pinus Bocor Getah didampingi tim dari KPH Sukabumi telah melakukan monitoring di BKPH Cikawung, RPH Ciguha, di petak 53. A dan 49.A masing-masing seluas 5,50 Ha dan 30,06 Ha

Pelaksanaan penanaman telah dilaksanakan di petak 53.A seluas 5,50 Ha, jarak tanam 4X6 m dalam kondisi baik (100% hidup)

Sedangkan di petak 49.A masih dalam prores pembuatan lubang tanam (40X40 cm) dan pengisian pupuk kandang sebanyak 3 kg/lubang tanam

Kondisi bibit dalam kondisi sangat baik, namun ada beberapa kerusakan bibit yang diakibatkan oleh proses pengangkutan yang terlalu jauh, namun kerusakan tersebut diperkirakan kurang dari 3%.

Tanaman musiman milik masyarakat sekitar hutan di dominasi oleh tanaman padi, lombok, buncis, bawang daun dan sayuran lainnya

 

Rekomendasi Hasil Monitoring dan Diskusi di Lapangan

Terkait kerusakan bibit akibat pengangkutan yg terlalu jauh,    merekomendasikan bibit tersebut sebenarnya masih kondisi hidup, namun perlu perawatan antara lain pemotongan batang dan ranting yang kering dengan harapan akan tumbuh pucuk baru

Terkait teknis penanaman Peneliti madya Pinus merekomendasikan agar dalam penanaman urugan tanah agar dibuat sedikit menonjol ke atas atau tidak boleh ada cekungan sekitar

Pihak Divre Janten, menargetkan tanaman pinus bocor getah tersebut 100% hidup.