11 Februari 2020

Kunjungan belajar

Raudlatul Athfal Islamiyah Ngrejeng Purwosari Kunjungan Edukasi Tanaman dan Lingkungan di Puslitbang Perhutani

PUSLITBANG, PERHUTANI (9/2/2020) | Siswa Raudlatul Athfal Islamiyah (RAI) Ngrejeng Purwosari Bojonegoro  melakukan kunjungan ke Puslitbang Perhutani untuk  belajar mengenal jenis tanaman manfaat  serta fungsi lingkungan pada  Minggu (9/2).

Rombongan siswa Taman Kanak-Kanak Raudlatul Athfal Islamiyah asal Desa Ngrejeng Kec Purwosasri Kab Bojonegoro dipimpin oleh Kepala Sekolah  RAI dan  5  orang  guru  RAI  diikuti  siswa TK sebanyak 40 anak serta 40 orang tua siswa.

Kepala Madya Keuangan SDM dan Umum Junaidi mewakili Kepala Puslitbang Perhutani  memyambut dengan senang hati dan menyampaikan bahwa Puslitbang Perhutani memiliki fasilitas sarana prasarana Litbang antara lain laboratorium Kultur Jaringan, laboratorium Genetika Molekuler, laboratorium Biologi Seluler, laboratorium Benih, Kebun Pangkas, Persemaian dan Arboretum Jati.

Junaidi menambahkan  juga menyewakan fasilitas antara lain sewa penginapan, sewa gedung pertemuan, sewa sound system, sewa lokasi halaman kantor, magang/pelatihan persemaian, kunjungan khusus lembaga/instansi.

“Kepala Raudlatul Athfal Islamiyah Ngrejeng Purwosari Bojonegoro Sholikah mengatakan  bahwa  kunjungan tersebut untuk mengetahui berbagai macam tanaman yang ada di Puslitbang Perhutani dan manfaat serta fungsi tanaman untuk lingkungan, menanamkan karakter cinta lingkungan sejak dini.

Kepala Kebun Benih Jati Tris Wahyudi dan Kasubag Komunikasi Perusahaan Pelaporan & IT Harnoto memandu para siswa  ke Kebun Pangkas, Arboretum Jati dan Persemaian JPP untuk  mengenalkan berbagai jenis tanaman dan manfaatnya.

Pada akhir kunjungan  Sholikah menyampaikan terima kasih banyak atas penyambutan dan pengarahannya kepada Puslitbang Perhutani  semoga bermanfaat bagi anak-anak.

“Kesempatan berkunjung ke sini adalah pengalaman sangat menyenangkan kami  semoga bisa terjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait lainnya dan berharap Puslitbang Perhutani bisa mengembangkan lagi obyek agrowisata supaya lebih menarik wisatawan baik dari lokal maupun luar kota, luar propinsi bahkan mungkin luar negeri,” ujarnya. (Kom-PHT/Puslitbang/HRT)